Tampilkan postingan dengan label Manado. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manado. Tampilkan semua postingan

19 Feb 2013

Kotambunan : Silahkan Kader PDS Pilih Partai Lain

http://www.fokusmanado.com/search/label/Deprov
Drs. Arthur Kotambunan, BSc
Wakil Ketua DPRD Sulut
MANADO - Ditetapkannya Partai Damai Sejahtera (PDS) oleh KPU sebagai salah satu partai yang tidak bisa ikut Pemilu 2014 mendatang, tentunya membuat kader PDS galau untuk menentukan arah politiknya. Apalagi, bagi kader PDS di Sulut yang masih tercatat sebagai Legislator baik di DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Damai Sejahtera (PDS) Provinsi Sulut, Drs Arthur Kotambunan, kader PDS disilahkan untuk memilih partai lain untuk meneruskan karir politiknya.
“Memang saat ini proses gugatan masih berlangsung, dan bahkan saat ini sudah sementara sidang di PTUN. Gugatan PDS akan ditentukan 11 Maret 2013. Akan tapi, jika ada kader PDS maupun mereka-mereka yang saat ini masih tercatat sebagai legislator baik di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ingin pindah ke partai lain dipersilahkan karena hal ini merupakan hasil keputusan Rapimnas,” ujarnya, saat dihubungi Fokusmanado.com, Jumat (15/2) Kemarin.

Lanjut dikatakan Wakil Ketua DPRD Sulut ini, jika nantinya gugatan PDS diterima, tentunya PDS yang menerima kembali.

“Jika gugatan PDS diterima, dan PDS bisa ikut Pemilu 2014, maka bagi kader yang ingin kembali bergabung dengan PDS sangat terbuka,” pungkasnya, seraya memohon bagi kader PDS untuk tetap solid dan menjaga citra partai.

Sumber: fokusmanado.com

Manado Dilanda Banjir, Warga Mulai Mengungsi

http://www.fokusmanado.com/search/label/Manado
Salah satu Warga Paal dua yang melakukan pengungsian
MANADO - Sebelumnya banjir melanda desa Wori Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kali ini Kota Manado dilanda Banjir, Minggu (17/2) dini hari.

Beberapa titik yang rawan banjir di Kota Manado sudah tenggelam akibat banjir yang meluap dari aliran sungai karena tidak mampu menampung air hujan yang begitu lebat terjadi dari malam hari.
Banjir di Komo Luar Lingkungan 1 Manado

Menurut beberapa warga di Kota Manado, di lokasi rawan banjir sudah tenggelam, dan wargapun sudah mulai melakukan pengungsian.

"Di Komo, Wonasa, Cereme, Paal 2 dan Banjer sudah banjir, ada juga beberapa daerah di Kota Manado sudah mulai kena banjir,"jelas Warga.

Lanjut mereka, dengan curahnya hujan hingga saat ini, diperkirakan akan menjadi banjir yang besar di Kota Manado.

"Kami harapkan adanya tindakkan dari Pemerintah kota Manado,"tandas Mereka.

Sumber: fokusmanado.com

21 Jan 2013

Vicky Lumentut: Akte Kematian Dibebaskan, Akte Perceraian Dibuat Mahal

Wali Kota Manado Vicky Lumentut 
MANADO - Wali Kota Manado, Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, usai bersepeda sehat mengelilingi kota Manado, langsung memantau pelaksanaan Car Free Day atau Hari Tanpa Kendaraan Bermotor (HTKB).

"Setiap hari Jumat, PNS di jajaran Pemkot Manado bebas kendaraan, kecuali masyarakat yang ingin melakukan pelayanan," kata Walikota kepada Sat. Pol PP yang bertugas di depan pintu masuk Pemko.

Setelah memantau HTKB, Walikota memantau langsung ruang kerja di lingkungan Balai Kota, termasuk ruang kerja Asisten 1 dan Asisten 2 didatangi oleh Wali Kota.

Di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, GSVL panggilan akrab Walikota Manado mengecek pelayanan kepada masyarakat.

GSVL meneruskan pemantauan pelayanan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan meminta kepada Kadis Dukcapil, Ventje Pontoh agar akta kematian dibebaskan.

"Akte kematian bisa dibebaskan, kecuali akte perceraian dibuat lebih mahal supaya tidak ada lagi orang yang bercerai," tegas GSVL, Wali Kota pilihan rakyat yang merakyat ini.(fmc)

31 Des 2012

Longsor di 8 Titik Kota Manado Memakan Korban

Foto FOKUSMANADO.COM / Saat Evakuasi Longsor di Winangun Jambore atas 
MANADOLIVE.BLOGSPOT.COM, MANADO - Wali Kota Manado Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, bergerak cepat usai menerima informasi adanya korban jiwa atas peristiwa bencana tanah longsor di Kelurahan Winangun I Lingkungan V Manado Minggu (30/12/12) malam, usai membawakan sambutan pada perayaan Natal bersama Umat katolik se-Kevikepan Manado, Walikota bersama istri tercinta Paulina Lumentut Runtuwene dan ke 4 anak terkasih, sekira pukul 18.45 Wita, langsung meluncur cepat ke ruangan jenasah Rumah Sakit Prof Kandouw Malalayang.

Tiba di teras ruangan jenasah Wali Kota disambut isak tangis keluarga Ibu Meydi Sarongsong, dan disana terlihat dua jenasah yang sudah terbujur kaku. Kedua jenasah yaitu Alamarhum Robby Sarongsong 50 tahun (anak) dan Almarhumah Ibu Marta Langi 74 tahun (orang tua). Keduanya adalah korban dalam peristiwa yang mengenaskan sekitar pukul 15.00 wita siang.
Foto FOKUSMANADO.COM / Korban Longsor yang Meninggal Dunia saat di kunjungi Wali Kota Manado 
Dalam kunjungan ini, Wali Kota turut merasakan duka keluarga, dan merasa cukup terpukul terkait adanya korban jiwa, dalam persitiwa yang tidak pernah diinginkan itu. Sehingga sebagai bentuk dukacita dan kepedulian, Pemkot Manado menanggung seluruh biaya dari keluarga yang berduka, yang direncankan dibawa ke rumah duka di Motoling Kabupaten Minahasa Selatan.

“Pemko Manado tentunya memberikan simpati dan bentuk kepedulian kepada keluarga, semua yang terkait dengan kebutuhan dengan persiapan pemakaman korban ditanggung oleh pemkot mulai dari peti dan perlengkapannya, kendaraan untuk mengangkut jenasah hingga pemakam hingga ke Minahasa Selatan, kami akan memberikan pendampingan dan Pemkot akan menanggung seluruh kebutuhan sampai tibanya jenasah  dikampung halaman,” tegas Wali Kota, langsung dari lokasi ruangan jenasah.

Sumber: http://www.fokusmanado.com

20 Nov 2012

Wawali : Manado Kota 1000 Gereja


MANADOLIVE.COM / Wakil Wali Kota Manado, DR. (C) Harley Alfredo Benfica Mangindaan, SE, MSM, saat diatas Mimbar memberikan penjelasan  

MANADOLIVE.COM, MANADO - Wakil Walikota Manado, DR. (C) Harley AB Mangindaan,SE,MSM hari ini Minggu (18/11) menghadiri HUT ke 27 Jemaat GMIM Kalvari Malalayang Wil. Manado Malalayang. Ketua BPMJ, Pdt. Deitje Longdong-Karinda S.Th menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tua-tua jemaat yang telah menabur benih-benih penginjilan sehingga lokasi jemaat yang awalnya hanya kolom jauh dari Jemaat Sion Malalayang mampu menjadi jemaat mandiri seiring berdirinya kompleks perumahaan dilokasi tersebut. Wawali dalam sambutannya di jemaat yang memiliki 15 kolom tersebut menyampaikan kebanggan Pemerintah Kota atas peran serta jemaat GMIM yang bersama-sama membangun Kota Manado.

"Manado adalah Kota 1000 Gereja.Oleh karena itu marilah kita hidup rukun dan damai dengan sesama walaupun hidup dalam perbedaan.Karena perbedaan itu indah jika kita bersatu"ujar Wawali.

Hadir dalam kegiatan ini Ir.Parlindungan Tampubolon, Kadis Perhubungan dan Kominfo Prov. Sulut yang mewakili Gubernur dan Lurah Malalayang I, Ferry None.(Nan)

Walikota Hadiri HUT ke 15 GMIM Bethesda Maruasei

MANADOLIVE.COM 

MANADOLIVE.COM,MANADO - Walikota Manado, Dr. Ir. G S. Vicky Lumentut, SH M.Si, DEA didampingi ketua Tim Penggerak PKK, Prof. Dr. Julyeta P A. Lumentut-Runtuwene, MS, DEA dan sejumlah kepala SKPD, Minggu 18 November 2012 menghadiri HUT ke-15 Jemaat GMIM Betlehem Maruasei yang terdiri dari 11 kolom. Vicky, sapaan familiar Walikota dalam sambutannya menyampaikan selamat HUT ke-15 kepada jemaat GMIM Betlehem Maruasei Malalayang Dua.

"Selamat atas kebersamaan jemaat. Pelihara kebersamaan yang sudah terbangun, karena kebersamaan dapat melahirkan suasana rukun, dan melalui hidup rukun akan mengalir berkat Tuhan," ujar Vicky, sapaan familiar Walikota.

Lebih lanjut dikatakannya agar jemaat terus memperkuat pelayanan dan ketahanan iman untuk menjaga agar budaya masyarakat Manado tidak tergerus oleh kebiasaan orang luar yang semakin banyak datang di Manado. Walikota yang juga ketua APEKSI ini menekankan tentang pentingnya kebersihan, kesehatan dan pendidikan.

"Kebersihan di Jepang dimulai dari keluarga pada usia anak-anak. Kita perlu mencontoh hal yang baik ini," ujarnya.

Walikota pilihan rakyat yang merakyat ini juga terkesan dengan budaya membaca di Jepang. Ia mendorong agar Dinas Pendidikan mengembangkannya di Manado. SD dibawa binaan GMIM Betlehem Maruasei didorongnya untuk mengembangkannya.

"Budaya baca sangat baik dilakukan sejak usia anak-anak," pesannya kepada jemaat. Pdt. Femy Mawuntu Agu, S.Th dalam khotbahnya yang diambil dari Galatia 6:1-10, mengatakan agar jemaat hendaknya memiliki tanggung jawab bersama. "Jangan bermegah atas kejatuhan orang lain. Setiap orang harus menyadari bahwa dirinya lemah dan bisa jatuh bila menjauhkan diri dari Tuhan. Jangan menunggu orang lain berbuat baik kepada kita, tapi mulailah dari diri sendiri untuk berbuat baik kepada orang lain," ujar Pdt. Mawuntu.(Nan)

Karimun Terpikat Keindahan Manado

MANADOLIVE.COM / Wakil Wali Kota Manado, Harley Alfredo Benfica Mangindaan, SE, MSM saat memberikan Cendramata kepada Wakil Bupati Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Hi. Aunur Rafiq, S.Sos, MSi 

MANADOLIVE.COM, MANADO - Pemerintah Kabupaten Karimun, lakukan kunjungan kerja ke Pemerintah kota Manado, dalam rombongan Karimun dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Hi. Aunur Rafiq, S.Sos, MSi.

Rombongan diterima oleh Wakil Wali Kota Manado, Harley Alfredo Benfica Mangindaan, SE, MSM.
Dalam kunjungan Rombongan Karimun, memuji kebersihan, keamanan dan kerukunan kota Manado. Hal lain juga dipelajari mereka adalah, tentang Kehumasan dan kesuksesan pelaksanaan event-event penting di kota Manado seperti PIN dan APEKSI.

Menurut Mangindaan, Manado adalah kota melayani dan tempat berkumpulnya semua orang, siapa pun bisa datang.

"Kekeluargaan, keberagmaan dan kerukunan dalam semangat torang samua basudara merupakan kekuatan masyarakat Kota Manado," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang rombongan yang mempromosikan Karimun sebagai daerah rajanya udang mengatakan, salah satu tujuan kami ke kota Manado adalah ingin melihat dari dekat keindahan Taman Nasional Laut Bunaken.

“Tujuan kami selain belajar kekurangan di karimun di Kota Manado adalah, melihat keindahan Taman Laut Bunaken,”ujarnya.

Selesai pertemuan di ruang Toar-Lumimuut, anggota rombongan mengunjungi beberapa Bagian di Sekretariat Pemerintah kota Manado, yaitu dikunjungi adalah Bagian Humas dan Protokol.

Turut hadir mendampingi Wakil Walikota adalah Asisten Pemerintahan dan Kesra, Obrien Frangky Mewengkang, S.IP dan beberapa Kepala Bagian.(Nan)

19 Nov 2012

MPR, Apeksi-Apkasi Teken MoU

MANADOLIVE.COM / Wali Kota Manado, DR.Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA saat menandatangani MoU  

MANADOLIVE.COM, JAKARTA - Pertemuan Bupati/Wali Kota se Iindonesia dalam rangka pembukaan sosialisasi empat pilar kebangsaan dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MPR dengan Bupati dan Wali Kota se Indonesia digelar di Gedung Nusantara II MPR/DPR/DPD RI, Senin (19/11/12) siang, di Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Manado, DR.Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA selaku Ketua APEKSI, Wakil ketua MPR RI, Hj Melani Leimena Suharli, sejumlah anggota MPR dan DPD serta seluruh Bupati dan Walikota se Indonesia.

“Salah satu upaya untuk menyelesaikan persoalan bangsa yang datang baik dari luar maupun dalam, harus kembali berpegangan dengan anjaran leluhur bangsa atau the founding fathers. Dengan kembali mensosialisasikan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yang saat ini lebih populer disebut empat pilar kebangsaan, yakni pertama Pancasila, undang-undang dasar 1945, negara kesatuan RI hingga Bhineka Tunggal Ika," tegas Lumentut dalam kegiatan tersebut.

Lanjutnya, meski saat ini ada yang beranggapan bahwa empat pikar tersebut hanyalah sekedar slogan saja. Dan bahkan ada yang beranggapan bahwa empat pilar ini sekedar jargon politik saja.

"Padahal jika kita tinjau bersama makna dan definisi pilar sebenarnya adalah tiang penyangga suatu bangunan dan memiliki peran yang sangat sentral,"tuturnya seraya menambahkan, dalam konteks APEKSI, sejak berdirinya organisasi tersebut telah berupaya untuk menumbuhkembangkan nasionalisme.

"Semenjak tahun 2000 APEKSI telah menggelar kegiatan kesenian dari berbagai budaya dan daerah, pawai budaya serta mempromosikan UKM di setiap kegiatan APEKSI," tutupnya.

Wakil ketua MPR Hj Melani Leimena Suharli dalam kesempatan tersebut juga mengatakan, pemantapan 4 pilar kebangsaan harus di mulai dari daerah.

"Sebab Bupati dan Wali Kota adalah stakeholder di daerah. Sehingga peran dari pemerintah di daerah sangat penting," tukasnya.(Nan)