19 Feb 2013

Kotambunan : Silahkan Kader PDS Pilih Partai Lain

http://www.fokusmanado.com/search/label/Deprov
Drs. Arthur Kotambunan, BSc
Wakil Ketua DPRD Sulut
MANADO - Ditetapkannya Partai Damai Sejahtera (PDS) oleh KPU sebagai salah satu partai yang tidak bisa ikut Pemilu 2014 mendatang, tentunya membuat kader PDS galau untuk menentukan arah politiknya. Apalagi, bagi kader PDS di Sulut yang masih tercatat sebagai Legislator baik di DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Damai Sejahtera (PDS) Provinsi Sulut, Drs Arthur Kotambunan, kader PDS disilahkan untuk memilih partai lain untuk meneruskan karir politiknya.
“Memang saat ini proses gugatan masih berlangsung, dan bahkan saat ini sudah sementara sidang di PTUN. Gugatan PDS akan ditentukan 11 Maret 2013. Akan tapi, jika ada kader PDS maupun mereka-mereka yang saat ini masih tercatat sebagai legislator baik di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ingin pindah ke partai lain dipersilahkan karena hal ini merupakan hasil keputusan Rapimnas,” ujarnya, saat dihubungi Fokusmanado.com, Jumat (15/2) Kemarin.

Lanjut dikatakan Wakil Ketua DPRD Sulut ini, jika nantinya gugatan PDS diterima, tentunya PDS yang menerima kembali.

“Jika gugatan PDS diterima, dan PDS bisa ikut Pemilu 2014, maka bagi kader yang ingin kembali bergabung dengan PDS sangat terbuka,” pungkasnya, seraya memohon bagi kader PDS untuk tetap solid dan menjaga citra partai.

Sumber: fokusmanado.com

Manado Dilanda Banjir, Warga Mulai Mengungsi

http://www.fokusmanado.com/search/label/Manado
Salah satu Warga Paal dua yang melakukan pengungsian
MANADO - Sebelumnya banjir melanda desa Wori Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kali ini Kota Manado dilanda Banjir, Minggu (17/2) dini hari.

Beberapa titik yang rawan banjir di Kota Manado sudah tenggelam akibat banjir yang meluap dari aliran sungai karena tidak mampu menampung air hujan yang begitu lebat terjadi dari malam hari.
Banjir di Komo Luar Lingkungan 1 Manado

Menurut beberapa warga di Kota Manado, di lokasi rawan banjir sudah tenggelam, dan wargapun sudah mulai melakukan pengungsian.

"Di Komo, Wonasa, Cereme, Paal 2 dan Banjer sudah banjir, ada juga beberapa daerah di Kota Manado sudah mulai kena banjir,"jelas Warga.

Lanjut mereka, dengan curahnya hujan hingga saat ini, diperkirakan akan menjadi banjir yang besar di Kota Manado.

"Kami harapkan adanya tindakkan dari Pemerintah kota Manado,"tandas Mereka.

Sumber: fokusmanado.com

22 Jan 2013

2015, Sulut Siap Masuk Pasar Bebas

Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut  Dr. Noudy Tendean 
PEMPROV - Sulawesi Utara siap menghadapi pasar bebas ASEAN 2015. Penegasan ini disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Dr. S. H. Sarundajang melalui Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut  Dr. Noudy Tendean, saat menghadiri pertemuan bersama Kepala Bank Indonesia (BI) Sulut Suhaedi, BIMP EAGA Sulut Shelly Sondakh, dan beberapa Kepala SKPD Pemprov Sulut terkait seperti Kepala Bappeda Sulut Noldy Tuerah, Kepala BPMKR Sulut H. T. R Korah, Senin (21/01) Kemarin.

Menurut Tendean, pasar bebas ASEAN 2015 sudah didepan mata. Dan bukan hal berlebihan jika mengatakan bahwa Sulut telah siap menghadapi era yang penuh kompetitif tersebut. Persiapan Sulut sendiri sudah dimulai sejak beberapa tahun sebelumnya. Contoh kecil khusus untuk produk daerah, Sulut sudah mampu mensejajarkan dengan daerah lainnya dari segi kualitas, kuantitas, serta kointiunitas.

Begitu juga dengan masalah Sumber Daya Manusia, fakta membuktikan bahwa SDM Sulut tidak kalah bersaing dengan dunia luar. Lihat saja, berdasarkan data dari Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Republik Indonesia, Human Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dicapai Sulut tertinggi dibanding provinsi lainnya di Indonesia (di luar DKI), dimana IPM Sulut mencapai 8 persen.

Dengan IPM yang terus naik membuktikan bahwa Sulut juga terus mengalami kemajuan. Memang Sulut tidak bisa dibandingkan dengan Jakarta. Sebab Jakarta merupakan Daerah Khusus Ibukota. Artinya, semua anggaran negara baik di bidang kesehatan, pendidikan, dan bantuan untuk rakyat miskin,  Jakarta selalu yang dikhususkan atau diprioritaskan. Begitu juga anggaran pembangunan infrastrukturnya, selalu Jakarta  yang diprioritaskan. Bahkan pendapatan sumber daya alam dari semua provinsi, banyak yang  dikirim ke Jakarta. Karena Jakarta merupakan daerah khusus ibu kota negara.

‘’IPM yang terus mengalami peningkatan mebuktikan bahwa Sulut telah siap menghadapi pasar bebas 2015 nanti,’’ tegas Tendean mantap.

Selanjutnya keturunan ketiga pahlawan revolusi Kapten CZI TNI Anumerta Pierre Tendean ini menjelaskan, IPM ini sendiri mulai digunakan sejak tahun 1990 oleh pemenang nobel Amartya Sen dan seorang ekonom Pakistan Mahbub ul Haq. Mereka dibantu Gustav Ranis dari Yale University dan Lord Meghnad Desai dari London School of Economics.

Sejak itu indeks ini dipakai oleh program pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada laporan IPM tahunannya. IPM  ini untuk mengukur harapan hidup manusia, melek huruf, pendidikan, dan standar hidup seluruh negara di dunia. Yang diukur mulai  dari tingkat kabupaten dan provinsi. Dari IPM ini akan terlihat keberhasilan pemimpin negara atau pemimpin daerahnya. Karena itu juga IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara atau daerah masuk dalam kategori maju, berkembang, atau terkebelakang.

‘’Indeks ini juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup, termasuk didalamnya kesiapan sebuah daerah menghadapi persaingan pasar bebas,’’ jelasnya.

Selain dari aspek IPM, indikator di bidang kesehatan dan kesejahteraan juga Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Dr. S. H. Sarundajang dikatakan benar-benar siap.  Untuk kesehatan, usia harapan Sulut menempati peringkat 3 di antara 33 provinsi. Sulut pun hanya kalah dari daerah yang diistimewakan (DI Jogjakarta 73,2 persen) dan daerah yang selalu dikhususkan (DKI Jakarta (73,1 persen).

Sulut hanya 72,1 persen. Begitu juga dengan tingkat kesejahteraan yang dilihat dari pendapatan domestik regional bruto (PDRB) atau pendapatan per kapita (per kepala). Indikator ini juga Sulut sangat baik, karena dilihat dari kemampuan membeli masyarakat. Kemampuan membeli masyarakat di daerah ini sangat tinggi karena upah minimum provinsi (UMP) Sulut tertinggi di Indonesia yakni Rp1.500.000.

‘’Fakta-fakta riil ini membuktikan bahwa Sulut memang telah siap menghadapi pasar bebas 2015 nanti,’’ tegas jebolan doctor Cumlaud UGM Yogyakarta ini.
Sumber: Fokusmanado.com

21 Jan 2013

Vicky Lumentut: Akte Kematian Dibebaskan, Akte Perceraian Dibuat Mahal

Wali Kota Manado Vicky Lumentut 
MANADO - Wali Kota Manado, Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, usai bersepeda sehat mengelilingi kota Manado, langsung memantau pelaksanaan Car Free Day atau Hari Tanpa Kendaraan Bermotor (HTKB).

"Setiap hari Jumat, PNS di jajaran Pemkot Manado bebas kendaraan, kecuali masyarakat yang ingin melakukan pelayanan," kata Walikota kepada Sat. Pol PP yang bertugas di depan pintu masuk Pemko.

Setelah memantau HTKB, Walikota memantau langsung ruang kerja di lingkungan Balai Kota, termasuk ruang kerja Asisten 1 dan Asisten 2 didatangi oleh Wali Kota.

Di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, GSVL panggilan akrab Walikota Manado mengecek pelayanan kepada masyarakat.

GSVL meneruskan pemantauan pelayanan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan meminta kepada Kadis Dukcapil, Ventje Pontoh agar akta kematian dibebaskan.

"Akte kematian bisa dibebaskan, kecuali akte perceraian dibuat lebih mahal supaya tidak ada lagi orang yang bercerai," tegas GSVL, Wali Kota pilihan rakyat yang merakyat ini.(fmc)

2 Hari Lagi JNPT & VR 2013

Batu Dinding di KM3 
Minsel - Iven nasional yang bertajuk Jambore Nasional Panjat Tebing & Vertical Rescue (JNPT-VR) tahun 2013 di Kabupaten Minahasa Selatan, tepatnya di Desa Kilometer Tiga Kecamatan Amurang akan digelar tanggal 23 Januari. Sepertinya, panitia yang ada menyatakan siap menggelar iven tersebut. Walau diakuinya, masih banyak anggota panitia yang tidak seirama. Termasuk, warga KM3 sendiri.

‘’Pelaksanaannya, tinggal dua hari. Dan hari Rabu (23/1) iven nasional pertama digelar di Minsel ini akan dibuka Gubernur Sulut DR Sinyo H Sarundajang. Bahkan, pesertanya telah berada di Desa KM3. Mereka akan dipusatkan semua di tenda-tenda yang sudah disediakan panitia,’’ ujar Ketua Harian Sanly Lendongan yang ikut dibenarkan Sekretaris Ricky Ulaan.

Lendongan juga menyebut, Desa Kilometer Tiga telah siap menyambut kedatangan Gubernur SHS bersama rombongan. Tak terkecuali dengan Bupati Christiany E Paruntu dan rombongan akan berada di Objek Wisata Batu Dinding.

‘’Yang pasti, gelaran nasional pertama di Minsel yang berkaitan dengan Hari Jadi Minsel ke-10 tahun 2013 tepatnya tanggal 27 Januari akan dilaksanakan meriah. Termasuk persiapan demi persiapan yang akan dan sudah dilakukan bersama,’’ tambanya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia K Decky Palinggi, SE menilai bahwa JNPT & VR 2013 sudah siap. ‘’Bahkan, pihak pemerintah Minsel sendiri dibantu semua SKPD dan camat di Minsel ikut menopang kegiatan tersebut. Kita juga kan ingin menjual Minsel, maka saya pun menyatakan siap menggelar iven ini sampai ketingkat nasioanal. Dan kami percaya, bahwa Tuhan akan selalu menolong panitia, warga dan peserta supaya acara ini berjalan dengan baik,'' ungkap Palinggi yang juga suami tercinta bupati Tetty Paruntu.(fmnc)

18 Jan 2013

Mantos II di Kota Bitung

Dahlia Kaeng Ass II Pemko Bitung 

BITUNG - Sekarang giliran Kota Bitung di incar para Infestor untuk memangun baik Supermarket maupun perhotelan. Hal ini terbukti pada tahun 2013 Bitung akan dibangun Mall Bitung Town Square (BINTOS) konstruksi 5 lantai, 3 ruko, apartemen/hotel 20 lantai dan Water Boom.

"Bangunan megah tersebut nantinya akan dibangun dan dikerjakan selama 2 tahun diatas lahan seluas 6 hektar yang terdapat didepan GMIM Tasik Wangurer lebih mewah dari Manado Town Square (Mantos),"ujar Dahlia Kaeng Asisten Perekonomian pemko Bitung itu, Minggu (13/01/12), siang di Bitung.

Lanjutnya, rapat koordinasi instansi terkait dengan perusahaan pengembang PT.Roluna Perkasa Indonesia pekan lalu dikantor Wali Kota Bitung sudah merupakan salah satu pengembangan pembangunan di Kota Bitung.

"Pembangunan Bintos dipastikan bisa dikerjakan secepatnya menunggu ijin dari Wali Kota Bitung. Lokasi tersebut sementara dikaji oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bitung dan nantinya PT.Roluna Perkasa Indonesia akan mengurus Amdal, HO dan Analisa dampak lalu lintas (Andalalin),"tandasnya.
Sumber: fokusmanado.com

31 Des 2012

Longsor di 8 Titik Kota Manado Memakan Korban

Foto FOKUSMANADO.COM / Saat Evakuasi Longsor di Winangun Jambore atas 
MANADOLIVE.BLOGSPOT.COM, MANADO - Wali Kota Manado Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, bergerak cepat usai menerima informasi adanya korban jiwa atas peristiwa bencana tanah longsor di Kelurahan Winangun I Lingkungan V Manado Minggu (30/12/12) malam, usai membawakan sambutan pada perayaan Natal bersama Umat katolik se-Kevikepan Manado, Walikota bersama istri tercinta Paulina Lumentut Runtuwene dan ke 4 anak terkasih, sekira pukul 18.45 Wita, langsung meluncur cepat ke ruangan jenasah Rumah Sakit Prof Kandouw Malalayang.

Tiba di teras ruangan jenasah Wali Kota disambut isak tangis keluarga Ibu Meydi Sarongsong, dan disana terlihat dua jenasah yang sudah terbujur kaku. Kedua jenasah yaitu Alamarhum Robby Sarongsong 50 tahun (anak) dan Almarhumah Ibu Marta Langi 74 tahun (orang tua). Keduanya adalah korban dalam peristiwa yang mengenaskan sekitar pukul 15.00 wita siang.
Foto FOKUSMANADO.COM / Korban Longsor yang Meninggal Dunia saat di kunjungi Wali Kota Manado 
Dalam kunjungan ini, Wali Kota turut merasakan duka keluarga, dan merasa cukup terpukul terkait adanya korban jiwa, dalam persitiwa yang tidak pernah diinginkan itu. Sehingga sebagai bentuk dukacita dan kepedulian, Pemkot Manado menanggung seluruh biaya dari keluarga yang berduka, yang direncankan dibawa ke rumah duka di Motoling Kabupaten Minahasa Selatan.

“Pemko Manado tentunya memberikan simpati dan bentuk kepedulian kepada keluarga, semua yang terkait dengan kebutuhan dengan persiapan pemakaman korban ditanggung oleh pemkot mulai dari peti dan perlengkapannya, kendaraan untuk mengangkut jenasah hingga pemakam hingga ke Minahasa Selatan, kami akan memberikan pendampingan dan Pemkot akan menanggung seluruh kebutuhan sampai tibanya jenasah  dikampung halaman,” tegas Wali Kota, langsung dari lokasi ruangan jenasah.

Sumber: http://www.fokusmanado.com

20 Nov 2012

Pemprov Siap Sukseskan Hari AIDS Nasional

FOKUSMANADO.COM / Rapat di Pemprov Sulut  
FOKUSMANADO.COM,PEMPROV - Dalam Rangka mensukseskan peringatan hari AIDS Nasional 30 Novemebr nanti, Pemprov Sulut bersama Komisi Penanggulangan AIDS Sulut mengadakan rapat pemantapan pelaksanaan kegiatan.

Rapat yang di gelar, Senin (19/11/12) siang, yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs M.M Onibala,Msi dan didampingi oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR. N.R.P Tendean, SIP, Msi. Dalam rapat tersebut dibahas bersama terkait kagiatan yan dilaksanakan pencanangan hari AIDS yang rencananya akan dibuka Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang, lomba pidato hari AIDS Nasional, pameran serta jalan sehat bersama. Sebelum hari pelaksanaan akan dilaksanakan roadshow terkait hari AIDS Nasional.

Pelaksanaan kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum, organisasi massa, tokoh masyarakat, pelajar serta LSM. Onibala menyatakan hari AIDS Nasional kali ini agar tidak gagal.

“Pemprov Sulut mendukung sepenuhnya kegiatan ini, saya berharap dukungan dari semua pihak agar pelaksanaan kegiatan ini bisa berlangsung sukses,” ujar Onibala.

Dirinya berharap perlua adanya koordinasi masing-masing bidang dengan ketua pelaksana yakni kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemprov Sulut.(Nan)

DPR Segera Lakukan Evaluasi

FOKUSMANADO.COM - DPR Segera Evaluasi Pelaksanaan APBN 2012  

MANADOLIVE.COM, NASIONAL - Dalam waktu dekat ini DPR RI segera menseriusi seluruh pelaksanaan APBN 2012, serta mengawasi berbagai hal yang berkaitan dengan jumlah pembangunan ekonomi atas dasar APBN 2013 yang telah disepakati bersama.

Ketua DPR Marzuki Alie, meminta kepada pihak Pemerintah, untuk benar-benar melakukan berbagai langkah konkret dalam mengamankan serta mengoptimalkan sasaran tepat untuk penerimaan perpajakan ditahun 2013 mendatang, dengan mengacu pada Pembahasan Tingkat I.

"Direktorat Jenderal Pajak harus bekerja lebih keras untuk mencapai realisasi penerimaan tersebut. Hal ini dikarenakan, tingginya penerimaan tunggakan pajak dari para wajib pajak yang selama ini menjadi salah satu kelemahan," ujarnya, saat menyampaikan pidato pembukaan Masa Sidang II Tahun Sidang 2012-2013, di Gedung Nusantara II DPR, Senin, (19/11/12).

lanjut Alie, hal ini perlu disampaikan guna mencegah tunggakan pajak yang semakin tinggi. Pemerintah diharapkan dapat menggunakan beberapa instrumen penting yaitu hukum dalam UU No. 19 Tahun 1997 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa.

dijelaskannya, dalam UU tersebut, sudah diatur upaya hukum yang dapat diberikan kepada petugas pajak untuk melakukan, pertama penagihan seketika dan sekaligus, kedua, memberitahukan surat paksa, ketiga, mengusulkan pencegahan, keempat, melakukan penyitaan, kelima, melaksanakan penyanderaan dan, keenam, menjual barang yang telah disita.

“enam instrumen hukum ini, dapat mendorong para penunggak pajak untuk dapat membayar dan melunasi kewajiban perpajakannya kepada negara. Tidak perlu ada ketakutan bagi petugas pajak untuk menagih tunggakan pajak melalui instrumen hukum dalam UU No. 19 Tahun 1997, karena UU tersebut telah memberikan kepastian hukum bagi petugas pajak. "Papar Marzuki. Namun di sisi lain, lanjutnya, kitapun harus menyadari bahwa setiap penerimaan disektor pajak, harus dapat digunakan sebaik mungkin demi kemajuan dibidang pembangunan serta kebutuhan masyarakat luas. “kata Alie

"Dewan berharap, situasi ekonomi tetap kondusif, agar  tuntutan penyesuaian upah serta gejolak buruh yang mengganggu kegiatan industri dan investasi, dapat diminimalkan. Dewan juga meminta semua pihak perlu mengedepankan kepentingan bersama. oleh karena itu, permasalahan ini perlu dicarikan penyelesaian tanpa ada pihak yang merasa dirugikan," ujarnya.

Setelah sebelumnya, Dewan bersama Pemerintah telah menyepakati jumlah target penerimaan perpajakan pada APBN 2013 mendatang, sebesar Rp. 1.193,6 triliun dengan tax ratio sekitar 12,87% terhadap PDB.  ini setara 79,1% dari total pendapatan negara di APBN 2013. Berdasarkan data tersebut, porsi penerimaan perpajakan di APBN 2013 ini dipastikan lebih besar ketimbang APBN-P 2012.(Nan)

Peserta PIM II Pemprov Jatim Kunjungi Sulut

MANADOLIVE.COM 

MANADOLIVE.COM, PEMPROV - Eksistensi Pemerintah Provinsi Sulut dalam tata pengelolaan pemerintahan mendapat respon yang positif dari berbagai pihak. Hal tersebut dibuktikan dengan kunjungan peserta Diklat Kepemimpinan tingkat II (PIM II) Pemprov Jawa Timur.

Rombongan tersebut mengunjungi kantor Gubernur Sulut, Senin (19/11) guna mengetahui bagaimana pengelolaan administrasi pemerintahan serta pengelolaan sistem kepegawaian daerah Sulut.
Rombongan tersebut diterima oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulut Drs M R Tumiwa, Mpd di dampingi Kepala Biro Pemerintahan DR N.R.P Tendean, SIP,Msi dan Kepala Biro Organisasi Dra Linda Watania, MSi.

Pada kesempatan tersebut pihak Pemprov Sulut mengenalkan berbagai potensi yang dimiliki Sulut, serta menjelaskan bagaimana mengelola sistem kepegawaian yang dilaksanakan Pemprov Sulut. “Kami menjelaskan kepada peserta PIM II bagaimana Pemprov Sulut dapat terus berkembang melakukan beberapa inovasi dalam sistem kepegawaian guna menciptakan tata pemerintahan yang baik, serta menajement kepegawaian yang transparan,” ujar Tumiwa.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan tanya jawab antar peserta dan pihak Pemprov Sulut. Mereka juga berkesempatan mengunjungi Biro Pemerintahan dan Humas, Dinas Pendidikan, BKD dan Biro Orpeg guna mempelajari bagaimana pelaksanaan jalannya roda pemerintahan di Sulut.(Nan)

Sekprov: Sekda Se Sulut Wajib Sukseskan Pornas KORPRI 2013

MANADOLIVE.COM, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Ir Siswa R Mokodongan  saat menjelaskan 

MANADOLIVE.COM, PEMPROV - Kepada seluruh Sekretaris Daerah Kabupaten Kota se Sulut untuk bersama mensukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri, yang akan dilaksanakan di Sulut tahun 2013 mendatang. Demikian dikatakan, Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ir Siswa R Mokodongan, Senin (19/11/12) siang.

“Meyongsong pelaksanaan ivent nasinal Pornas Korpri, saya menghimbau kepada seluruh Sekda Kabupaten Kota se Sulut untuk dapat mensukseskan dan melakukan persiapan dalam rangka menyambut kegiatan besar khusus bagi warga Korpri se Indonesia tersebut,” ujarnya.

Lanjutnya, setiap Sekda diharapkan berperan aktif dengan mengirimkan anggota Korpri terbaik untuk mengikuti seleksi yang akan di gelar (21/11/12) nanti, yang bertempat di halaman kantor kGubernur Sulut. Karena Kegiatan yang akan digelar nanti dalam menyongsong Pornas Korpri 2013 nanti ialah prakualifikasi dengan menyeleksi serat manjaring atlit terbaik Korpri untuk berkanca pada Pornas 2013 nanti.

“Kegiatan ini juga menjadi tolak ukur pembinaan dan pengembangan olahraga di lingkungan Pegawai Negeri, membangun mental dan produktifitas kerja PNS, meningkatkan soliditas dan solidaritas anggota Korpri serta memeriahkan HUT ke 41 Korpri,”tandasnya.

Perlu diketahui, cabang olahraga yang akan dipertandingkan dan diikuti oleh kontingen Kabupaten Kota yakni catur putra, futsal putra, bulutangkis beregu putra/putri, tenis meja beregu putra/putri dan bola voly beregu putra/putri.(Nan)

Wawali : Manado Kota 1000 Gereja


MANADOLIVE.COM / Wakil Wali Kota Manado, DR. (C) Harley Alfredo Benfica Mangindaan, SE, MSM, saat diatas Mimbar memberikan penjelasan  

MANADOLIVE.COM, MANADO - Wakil Walikota Manado, DR. (C) Harley AB Mangindaan,SE,MSM hari ini Minggu (18/11) menghadiri HUT ke 27 Jemaat GMIM Kalvari Malalayang Wil. Manado Malalayang. Ketua BPMJ, Pdt. Deitje Longdong-Karinda S.Th menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tua-tua jemaat yang telah menabur benih-benih penginjilan sehingga lokasi jemaat yang awalnya hanya kolom jauh dari Jemaat Sion Malalayang mampu menjadi jemaat mandiri seiring berdirinya kompleks perumahaan dilokasi tersebut. Wawali dalam sambutannya di jemaat yang memiliki 15 kolom tersebut menyampaikan kebanggan Pemerintah Kota atas peran serta jemaat GMIM yang bersama-sama membangun Kota Manado.

"Manado adalah Kota 1000 Gereja.Oleh karena itu marilah kita hidup rukun dan damai dengan sesama walaupun hidup dalam perbedaan.Karena perbedaan itu indah jika kita bersatu"ujar Wawali.

Hadir dalam kegiatan ini Ir.Parlindungan Tampubolon, Kadis Perhubungan dan Kominfo Prov. Sulut yang mewakili Gubernur dan Lurah Malalayang I, Ferry None.(Nan)

Makagansa: Waspadai Cuaca Buruk

MANADOLIVE.COM / Bupati Kepulauan Sangihe, Drs. H. R. Makagansa, Msi.  

MANADOLIVE.COM, SANGIHE - Bupati Kepulauan Sangihe, Drs. H. R. Makagansa, Msi mengimbau warga mewaspadai cuaca buruk yang sedang melanda Sangihe belakangan ini.

“Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana seperti longsor dan banjir harus meningkatkan kewaspadaan, melihat cuaca saat ini,”ujarnya, Senin (19/11/12) sore.

Lanjutnya, bukan hanya warga yang tinggal di daerah rawan bencana yang harus makin hati-hati, warga berprofesi nelayan pun harus extra berhati - hati.

“Waspadalah pada segala kemungkinan terburuk. Jika memang cuaca memungkinkan untuk melaut, silahkan, tapi kalau tidak, lebih baik tundah dulu,“tuturnya.

Iajuga meminta instansi terkait untuk peka pada kondisi cuaca saat ini.

“Berikan peringatan atau sosialisasi titik rawan bencana agar warga lebih mengetahuinya,”tandasnya.(Nan)

Walikota Hadiri HUT ke 15 GMIM Bethesda Maruasei

MANADOLIVE.COM 

MANADOLIVE.COM,MANADO - Walikota Manado, Dr. Ir. G S. Vicky Lumentut, SH M.Si, DEA didampingi ketua Tim Penggerak PKK, Prof. Dr. Julyeta P A. Lumentut-Runtuwene, MS, DEA dan sejumlah kepala SKPD, Minggu 18 November 2012 menghadiri HUT ke-15 Jemaat GMIM Betlehem Maruasei yang terdiri dari 11 kolom. Vicky, sapaan familiar Walikota dalam sambutannya menyampaikan selamat HUT ke-15 kepada jemaat GMIM Betlehem Maruasei Malalayang Dua.

"Selamat atas kebersamaan jemaat. Pelihara kebersamaan yang sudah terbangun, karena kebersamaan dapat melahirkan suasana rukun, dan melalui hidup rukun akan mengalir berkat Tuhan," ujar Vicky, sapaan familiar Walikota.

Lebih lanjut dikatakannya agar jemaat terus memperkuat pelayanan dan ketahanan iman untuk menjaga agar budaya masyarakat Manado tidak tergerus oleh kebiasaan orang luar yang semakin banyak datang di Manado. Walikota yang juga ketua APEKSI ini menekankan tentang pentingnya kebersihan, kesehatan dan pendidikan.

"Kebersihan di Jepang dimulai dari keluarga pada usia anak-anak. Kita perlu mencontoh hal yang baik ini," ujarnya.

Walikota pilihan rakyat yang merakyat ini juga terkesan dengan budaya membaca di Jepang. Ia mendorong agar Dinas Pendidikan mengembangkannya di Manado. SD dibawa binaan GMIM Betlehem Maruasei didorongnya untuk mengembangkannya.

"Budaya baca sangat baik dilakukan sejak usia anak-anak," pesannya kepada jemaat. Pdt. Femy Mawuntu Agu, S.Th dalam khotbahnya yang diambil dari Galatia 6:1-10, mengatakan agar jemaat hendaknya memiliki tanggung jawab bersama. "Jangan bermegah atas kejatuhan orang lain. Setiap orang harus menyadari bahwa dirinya lemah dan bisa jatuh bila menjauhkan diri dari Tuhan. Jangan menunggu orang lain berbuat baik kepada kita, tapi mulailah dari diri sendiri untuk berbuat baik kepada orang lain," ujar Pdt. Mawuntu.(Nan)

Mokodongan Buka Sosialisasi Perpajakan

MANADOLIVE.COM, PEMPROV / Sekretaris Provinsi Sulut Ir. Siswa R Mokodongan   

MANADOLIVE.COM, PEMPROV - Sekretaris Provinsi Sulut Ir. Siswa R Mokodongan, buka pelaksanaan sosialisasi perpajakan bendaharawan se- Provinsi Sulut, di ruang Huyula Kantor Gubernur, Senin (19/11/12) siang.

Sosialisasi yang menampilkan pembicara dari BPK Pusat dan dari Direktorat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan RI ini, diikuti seluruh bendahara penerimaan dan bendahara pengeluaran SKPD dilingkungan pemprov Sulut.

“Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa dewasa ini peranan pajak sangat besar dalam penerimaan negara, ini tercermin didalam APBN maupun APBD Provinsi dari tahun ketahun terjadi peningkatan yang signifikan,”ujarnya.

Lanjutnya, ini tentunya mencerminkan penerimaan pajak di daerah ini sangat kondusif, dan tentunya semua itu tidak lepas dari peran bendahara pemerintah dalam melaksanakan tugasnya dalam memotong/memunggut pajak sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

“Masih banyak bendaharawan kita malas untuk menyetor pajak yang sudah dipotong itu, sehingga membuat wajib pajak khususnya wajib pajak bendahara  pemerintah mengalami kendala memenuhi kewajiban perpejakannya, tentunyahal ini akan memberi dampag negatif terhadap penerimaan negara dari sektor pajak,”semburnya seraya menambahkan, karena itu melalui sosialisasi saat ini para bendahara dapat mengikutinya dengan baik, guna menambah wawasan, pemahaman peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

“Terutama mengenai tata cara kewajiban pemotongan/pemungutan, penyetoran dan pelaporan pajak yang timbul dari berbagai transaksi pengeluaran yang terjadi dimasing-masing unit ataupun satuan kerja,” harap Mokodongan.

Sementaran itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendapatan Daerah (Penda) Sulut, Aseano Gammy Kawatu SE MSi menyebutkan, tujuan pelaksanaan sosialisasi adalah untuk meningkatkan kepatuhan dan kepedulian masyarakat dan wajib pajak termasuk bendahara terhadap penegakan hulum perpajakan.

“Hal ini memberikan pembinaan, pencerahan dan wawasan kepada para bendahara  terhadap kewajiban dalam hal pemotongan, penyetoran dan pelaporan pajak agar tepat guna dan tepat sasaran demi terciptanya laporan keuangan pemerintah yang baik,”tandasnya.

Ikut hadir Direktur P2 Humas Ditjen Pajak, Kakanwil Ditjen Pajak Sulutenggo dan Malut Restu Suprayogo dan Para Prjabat Eselon II dilingungan  Pemprov.(Nan)

Sondakh Buka Sosialisasi Perpres 70 Tahun 2012

MANADOLIVE.COM, BITUNG / Wali Kota Bitung, Hanny Sondakh   

MANADOLIVE.COM, BITUNG – Wali Kota Bitung, Hanny Sondakh, Senin (19/11/12) siang, buka sosialisasi peraturan presiden nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua peraturan presiden republik Indonesia nomor 54 tahun 2010, tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah yang dilaksanakan oleh lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah (LKPP) republik Indonesia, bekerjasama dengan pemerintah kota Bitung melalui bagian pembangunan setda kota Bitung.

Menurut kepala bagian pembangunan setda kota Bitung Drs. Adri Supit dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada satuan kerja pemerintah daerah serta lembaga lainnya.

“Yang melaksanakan kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah agar memahami peraturan perundang - undangan di bidang pengadaan barang/jasa sesuai dengan peraturan presiden nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas perpres 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah," ujar Supit.

Sementara itu, Sondakh dalam sambutannya mengatakan, pemerintah kota Bitung memeberikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan ini sebab melalui kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan paratur negara dalam mengimplementasikan pelaksanaan pengadaan barang/jasa.

“Dalam hal ini, Pemerintah yang berpedoman pada peratruran perundang - undangan yang berlaku sebagai upaya mempercepat kegiatan pembangunan yang efektif dan efesian," ujar Sondakh.

Sondakh berharap, seluruh peserta sosialisasi dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai karena banyak hal yang penting untuk diketahui dan dilaksanakan.

Menjadi narasumber dalam kegiatan ini kasubid bina lembaga pelatihan lembaga kebijakan pengadaan barang / jasa pemerintah ( LKPP ) republik Indonesia Gusmelinda Rahmi, MAFIS dan dipandu oleh assiten II bidang ekonomi dan pembangunan Dra. Dahlia Kaeng, MS.

Hadir dalam kegiatan ini para asisten setda kota Bitung, kepala SKPD, UPTD dan kepala sekolah jajaran dikpora,UPTD dan kepala puskesmas jajaran dinas kesehatan serta asosiasi pengadaan barang/jasa.(Nan)

Sarundajang: Bendahara Malas Nyetor pajak, Masih Juga di Potong

MANADOLIVE.COM / Gubernur Sulawesi Utara, DR. Sinyo Harry Sarundajang, saat Tandatangani MOU Perpajakan  

MANADOLIVE.COM, PEMPROV - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), DR. Sinyo Harry Sarundajang bersama Kakanwil Ditjen Pajak Sulutengo dan Malut Hestu Yoga melakukan penandatangan MOU ekstensifikasi dan intensifikasi wajib pajak penghasilan pasal 21 dan pengawasan kewajiban perpajakan bendahara serta pengelolaan PBB dan PBHTB di ruang kerja Gubernur, Senin (19/11) sore.

Penandantangan MOU tersebut turut disaksikan Direktur P2 Humas Ditjen Pajak Krismantoro Petrus, Sekprov Ir. Siswa R Mokodongan, Asisten Administrasi Umum Edwin Silangen, SE MS, Kadis Penda Aseano Gammy Kawatu, SE MSi dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Gubernur memberi apresiasi positif atas terlaksananya penandatangan MOU tersebut.

“Setidaknya dengan adanya kesepakatan bersama ini secara tidak langsung akan saling menguntungkan secara kelembagaan yang menyangkut tugas pokok bendahara dalam bidang perpajakan, berupa pendidikan dan pelatihan perpajakan, bagi bendahara maupun pengawasan bersama para pihak terhadap kewajiban bendahara dalam hal pemotongan, penyetoran dan pelaporan pajak demi terciptanya laporan keuangan pemerintahan daerah yang baik,” ujar Sarundajang.

Sarundajang mengakui, pemprov seakan terbenan dengan ulah dari para bendahara yang sering malas menyetor pajak yang telah di potong. Sebenarnya yang terjadi selama ini kesalahannya bukan ditingkat pimpinan SKPD, melainkan lebih banyak dari ulah bendahara itu sendiri, Baik bendahara penerimaan maupun bendahara pengeluaran, ingat Gubernur dua periode ini.(Nan)

Karimun Terpikat Keindahan Manado

MANADOLIVE.COM / Wakil Wali Kota Manado, Harley Alfredo Benfica Mangindaan, SE, MSM saat memberikan Cendramata kepada Wakil Bupati Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Hi. Aunur Rafiq, S.Sos, MSi 

MANADOLIVE.COM, MANADO - Pemerintah Kabupaten Karimun, lakukan kunjungan kerja ke Pemerintah kota Manado, dalam rombongan Karimun dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Hi. Aunur Rafiq, S.Sos, MSi.

Rombongan diterima oleh Wakil Wali Kota Manado, Harley Alfredo Benfica Mangindaan, SE, MSM.
Dalam kunjungan Rombongan Karimun, memuji kebersihan, keamanan dan kerukunan kota Manado. Hal lain juga dipelajari mereka adalah, tentang Kehumasan dan kesuksesan pelaksanaan event-event penting di kota Manado seperti PIN dan APEKSI.

Menurut Mangindaan, Manado adalah kota melayani dan tempat berkumpulnya semua orang, siapa pun bisa datang.

"Kekeluargaan, keberagmaan dan kerukunan dalam semangat torang samua basudara merupakan kekuatan masyarakat Kota Manado," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang rombongan yang mempromosikan Karimun sebagai daerah rajanya udang mengatakan, salah satu tujuan kami ke kota Manado adalah ingin melihat dari dekat keindahan Taman Nasional Laut Bunaken.

“Tujuan kami selain belajar kekurangan di karimun di Kota Manado adalah, melihat keindahan Taman Laut Bunaken,”ujarnya.

Selesai pertemuan di ruang Toar-Lumimuut, anggota rombongan mengunjungi beberapa Bagian di Sekretariat Pemerintah kota Manado, yaitu dikunjungi adalah Bagian Humas dan Protokol.

Turut hadir mendampingi Wakil Walikota adalah Asisten Pemerintahan dan Kesra, Obrien Frangky Mewengkang, S.IP dan beberapa Kepala Bagian.(Nan)

19 Nov 2012

Watung: Perkembangan Terbaru, Kita Tunggu Panggilan Selanjutnya


MANADOLIVE.COM / Sekretaris Deprov Sulut, Adrianus N Watung  
MANADOLIVE.COM, DEPROV - Meski sudah beberapa kali dipanggil pihak kepolisian terkait Laporan BPK Perwakilan Sulut, tentang Dugaan kasus Penyalahgunaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) bagi 45 Anggota Dewan Provinsi (Deprov) Sulawesi Utara (Sulut), Sekretaris Deprov Sulut, Adrianus N Watung menyatakan tak gentar meski harus dipangil kembali.

“Saya siap dipanggi, jika masih perlu keterangan, namun untuk sementara belum ada perkembangan terbaru soal hal itu, masih seputar masalah Boarding Pass, Tiket, yang terdapat beberapa perbedaan nama dengan sejumlah Manifes. ‘Ujar Watung, Senin (19/11/12), di Manado.

“jika saya dipanggil lagi, saya siap dimintai keterangan dan memberikan klarifikasi kepada polda sulut. Sedangkan untuk perkembangan terbaru, kita tunggu panggilan selanjutnya dari polda. ‘Singkat Watung.
Sementara itu ketika di Singgung soal sejumlah nama Maskapai Penerbangan yang melakukan kerjasama untuk Pemberangkatan para Legislator sulut, Watung mengatakan Maskapai penerbangan Garuda Indonesia pada saat pemerikasaan dipolda, hampir tidak memiliki kendala.

“yang banyak memiliki temuan hanya di Lion Air, sedangkan untuk Garuda hanya sebagaian kecil,”tutup Watung, Sembari bergegas menuju ruang Bendahara.(Nan)

MPR, Apeksi-Apkasi Teken MoU

MANADOLIVE.COM / Wali Kota Manado, DR.Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA saat menandatangani MoU  

MANADOLIVE.COM, JAKARTA - Pertemuan Bupati/Wali Kota se Iindonesia dalam rangka pembukaan sosialisasi empat pilar kebangsaan dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MPR dengan Bupati dan Wali Kota se Indonesia digelar di Gedung Nusantara II MPR/DPR/DPD RI, Senin (19/11/12) siang, di Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Manado, DR.Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA selaku Ketua APEKSI, Wakil ketua MPR RI, Hj Melani Leimena Suharli, sejumlah anggota MPR dan DPD serta seluruh Bupati dan Walikota se Indonesia.

“Salah satu upaya untuk menyelesaikan persoalan bangsa yang datang baik dari luar maupun dalam, harus kembali berpegangan dengan anjaran leluhur bangsa atau the founding fathers. Dengan kembali mensosialisasikan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yang saat ini lebih populer disebut empat pilar kebangsaan, yakni pertama Pancasila, undang-undang dasar 1945, negara kesatuan RI hingga Bhineka Tunggal Ika," tegas Lumentut dalam kegiatan tersebut.

Lanjutnya, meski saat ini ada yang beranggapan bahwa empat pikar tersebut hanyalah sekedar slogan saja. Dan bahkan ada yang beranggapan bahwa empat pilar ini sekedar jargon politik saja.

"Padahal jika kita tinjau bersama makna dan definisi pilar sebenarnya adalah tiang penyangga suatu bangunan dan memiliki peran yang sangat sentral,"tuturnya seraya menambahkan, dalam konteks APEKSI, sejak berdirinya organisasi tersebut telah berupaya untuk menumbuhkembangkan nasionalisme.

"Semenjak tahun 2000 APEKSI telah menggelar kegiatan kesenian dari berbagai budaya dan daerah, pawai budaya serta mempromosikan UKM di setiap kegiatan APEKSI," tutupnya.

Wakil ketua MPR Hj Melani Leimena Suharli dalam kesempatan tersebut juga mengatakan, pemantapan 4 pilar kebangsaan harus di mulai dari daerah.

"Sebab Bupati dan Wali Kota adalah stakeholder di daerah. Sehingga peran dari pemerintah di daerah sangat penting," tukasnya.(Nan)